Padang, Sindotime-Pelaksanaan Liga 4 Zona Sumatera Barat dipastikan segera bergulir sebagai ajang seleksi menuju kompetisi kasta ketiga nasional. Sebanyak 10 klub terbaik dari berbagai daerah di Sumatera Barat akan ambil bagian dalam kompetisi ini.
Ketua Panitia Pelaksana Liga 4 Wilayah Sumbar, Renol Fadli, mengungkapkan bahwa seluruh kesiapan teknis terus dimatangkan, termasuk penetapan venue pertandingan. Dua stadion telah disiapkan sebagai lokasi resmi pertandingan, yakni GOR H. Agus Salim dan Stadion Utama Sumatera Barat, yang dinilai layak untuk mendukung jalannya kompetisi.
Selain kesiapan infrastruktur, panitia juga tengah menuntaskan proses administrasi seluruh peserta. Menurut Renol Fadli yang akrab disapa Paklek, sebagian tim telah merampungkan kelengkapan dokumen, sementara sisanya masih dalam proses. Panitia menargetkan seluruh administrasi peserta dapat diselesaikan dalam waktu dekat.
Liga 4 Sumbar musim 2025/2026 akan menerapkan regulasi baru yang lebih ketat dibandingkan edisi sebelumnya. Setiap pemain, ofisial tim, hingga awak media diwajibkan memiliki kartu identitas resmi (ID Card). Tanpa identitas tersebut, tidak diperkenankan memasuki area stadion, khususnya area pertandingan dan zona ofisial.
Perubahan signifikan juga diterapkan dalam sistem disiplin pertandingan. Jika sebelumnya pelanggaran kartu disertai transaksi pembayaran secara langsung, kini mekanisme tersebut dihapus sepenuhnya. Liga 4 Sumbar menerapkan sistem tanpa transaksi tunai, mengikuti standar pengelolaan kompetisi di level liga yang lebih tinggi.






