Sumbar

Gerakan Sejuta Pohon untuk Sumbar, Dorong Pemulihan Ekologis

×

Gerakan Sejuta Pohon untuk Sumbar, Dorong Pemulihan Ekologis

Sebarkan artikel ini
PENUH HARAPAN : Penanaman sejuta pohon yang dilaksanakan di kawasan aliran DAS di Kecamatan Koto Tangah.(pemprov sumbar)

Lebih lanjut, Gubernur mengaitkan gerakan ini dengan upaya menjaga ketersediaan sumber air dan mengurangi risiko bencana hidrometeorologi. Ia mengungkapkan bahwa Kota Padang mulai menghadapi keterbatasan pasokan air, sementara potensi banjir dan longsor masih tinggi, terutama menjelang puncak musim hujan pada Maret mendatang.

“Penanaman pohon menjadi investasi penting untuk menjamin ketersediaan air dan menekan dampak bencana di masa depan,” jelasnya.

Dukungan juga datang dari sektor swasta. PT Semen Padang turut ambil bagian dalam program ini sebagai bentuk tanggung jawab lingkungan. Direktur Keuangan PT Semen Padang, Iskandar Zulkarnain Lubis, menyatakan komitmen perusahaan dalam mendukung gerakan penghijauan tersebut.

“Kami berkomitmen mendukung penanaman dengan menyalurkan 10.000 bibit kaliandra, dan 1.000 bibit di antaranya diserahkan pada tahap peluncuran,” ujar Iskandar.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Gerakan Sejuta Pohon dari Rimbau Andalas Project, Roby Sepriwandra, menjelaskan bahwa program ini digagas sebagai respons atas meningkatnya frekuensi bencana banjir dan galodo di Sumatera Barat. Fokus utama kegiatan diarahkan pada kawasan strategis, khususnya di sepanjang aliran sungai.

Pada tahap awal, penanaman akan dilakukan di empat daerah aliran sungai, yaitu DAS Batang Kuranji, DAS Batang Anai, dan DAS Batu Busuk, dengan jenis bibit yang digunakan antara lain jengkol, petai, dan kaliandra. Program ini ditargetkan mencapai satu juta pohon dalam kurun waktu satu tahun dan akan diperluas ke berbagai kabupaten dan kota lain yang memiliki tingkat kerawanan bencana tinggi.