Padang, Sindotime—Tiga jenazah korban bencana galodo diserahkan Kepolisian Daerah Sumatera Barat kepada pihak keluarga pada Kamis (22/1). Prosesi penyerahan berlangsung di Rumah Sakit Bhayangkara TK III Padang, Jalan Jati No.1, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang.
Penyerahan jenazah dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Polda Sumbar Brigjen Pol. Solihin, didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar. Tiga jenazah yang diserahkan telah berhasil diidentifikasi melalui proses pencocokan DNA dengan sampel pembanding dari anak kandung korban yang sebelumnya melapor ke kepolisian.
Adapun identitas korban yang telah terkonfirmasi yaitu Jaruni, Dusra Maini, dan Irna Silvia. Saat proses penyerahan, jenazah Jaruni masih berada di RS Bhayangkara Padang, sementara jenazah Dusra Maini dan Irna Silvia sebelumnya telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Agam.
Pian, anak kandung Jaruni, yang menerima langsung jenazah orang tuanya di RS Bhayangkara, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumbar. Ia mengaku terbantu dengan kecepatan dan kejelasan hasil identifikasi DNA yang dilakukan pihak kepolisian. Menurutnya, jenazah ayahnya akan dimakamkan di kampung halaman keluarga di Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman.
Ia menyampaikan bahwa proses identifikasi berjalan lancar dan memberikan kepastian bagi keluarga. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Polda Sumbar karena hasilnya cepat dan jelas. Rencananya akan dimakamkan di kampung halaman di Sungai Geringging, Padang Pariaman,” ujarnya saat ditemui di RS Bhayangkara Padang, Kamis pagi.
Berdasarkan data terbaru Polda Sumbar hingga 20 Januari 2026, jumlah korban meninggal dunia akibat bencana di Sumatera Barat tercatat sebanyak 254 orang. Dari jumlah tersebut, 226 korban telah berhasil diidentifikasi, terdiri dari 112 laki-laki dan 114 perempuan.






