Pasbar, Sindotime—Dua bangunan rumah di Nagari Simpang Tigo, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, dilahap si jago merah pada Sabtu (24/1). Dua rumah tersebut selama ini difungsikan sebagai tempat usaha dan kini mengalami kerusakan berat setelah dilalap api.
Berdasarkan keterangan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Pasaman Barat, Handoko, kebakaran dipicu oleh kelalaian pemilik rumah saat beraktivitas di dapur. Pemilik rumah bernama Iyul (48), yang menjalankan usaha pangkas rambut, diketahui meninggalkan kompor dalam kondisi menyala tanpa pengawasan. Api dari kompor kemudian menyambar material mudah terbakar di sekitarnya dan dengan cepat membesar hingga sulit dikendalikan.
Laporan kejadian diterima oleh petugas Dinas Pemadam Kebakaran Pasaman Barat pada pukul 11.55 WIB. Respons cepat dilakukan dengan mengerahkan armada pemadam satu menit kemudian, tepatnya pukul 11.56 WIB. Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena besarnya api dan kondisi bangunan, dan baru berhasil dituntaskan sekitar pukul 13.43 WIB.
Dalam operasi tersebut, Damkar Pasaman Barat menurunkan dua unit mobil pemadam dari Posko Simpang Empat dengan dukungan tambahan dari Posko Kinali. Total sebanyak 18 personel dikerahkan, terdiri dari 10 personel Posko Simpang Empat dan 8 personel Posko Kinali. Tim pemadaman dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Pencegahan Kebakaran, Khairil Ikhwan, bersama Komandan Regu Arjunaidi.
Kedua bangunan yang terbakar merupakan rumah dengan fungsi ganda. Selain milik Iyul yang digunakan sebagai tempat tinggal sekaligus usaha pangkas rambut, api juga menghanguskan rumah milik Dewi (50), seorang pedagang yang menjalankan usaha kedai pakaian di bangunan tersebut.
Petugas pemadam fokus melakukan isolasi titik api untuk mencegah kebakaran merembet ke bangunan lain. Langkah ini krusial mengingat jarak antar rumah di kawasan tersebut relatif rapat. Upaya pengamanan lokasi turut dibantu oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat guna menjaga ketertiban serta mengatur arus lalu lintas di sekitar area kejadian.






