Dalam video tersebut, sejumlah agen tampak berusaha menahan Pretti ke tanah, disertai tindakan pemukulan, sebelum akhirnya beberapa tembakan dilepaskan ke arahnya. Departemen Keamanan Dalam Negeri AS menyatakan bahwa penggunaan senjata api dilakukan karena Pretti disebut membawa senjata.
Namun, pernyataan tersebut dipertanyakan oleh Kepala Kepolisian Minneapolis, Brian O’Hara. Ia menyebut bahwa Pretti merupakan pemilik senjata yang sah dan tidak memiliki catatan kriminal, kecuali pelanggaran lalu lintas ringan.(*/zoe)






