Headline

Rumah Makan Ampera dan Tiga Hunian Terbakar

×

Rumah Makan Ampera dan Tiga Hunian Terbakar

Sebarkan artikel ini
BERJIBAKU : Asap tebal membumbung ke udara akibat rumah dan Ampera di Jati, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, terbakar pada Senin siang (26/1). (Dinas Damkar Kota Padang)

Padang, Sindotime—Kebakaran hebat terjadi di kawasan permukiman padat penduduk Jalan Jati Adabiah Nomor 43, Kelurahan Jati, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Senin (26/1) siang. Peristiwa tersebut mengakibatkan empat petak bangunan hangus terbakar, terdiri atas tiga unit rumah tinggal dan satu unit rumah makan Ampera Azzahra.

Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang menerima laporan kebakaran pada pukul 12.51 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, lima unit mobil pemadam beserta 75 personel dari Peleton A langsung dikerahkan ke lokasi. Dengan jarak tempuh sekitar 1,3 kilometer dari pos Damkar, petugas tiba di tempat kejadian pada pukul 12.54 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman.

Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, menjelaskan bahwa api berhasil dikendalikan sepenuhnya pada pukul 13.30 WIB. Proses pemadaman berlangsung sekitar 38 menit sejak petugas tiba di lokasi.

Berdasarkan keterangan saksi mata bernama Warlis (66), api pertama kali terlihat berasal dari salah satu rumah warga sebelum dengan cepat merambat ke bangunan lain di sekitarnya. Menyadari besarnya potensi kebakaran di lingkungan yang padat, saksi segera melaporkan kejadian tersebut ke petugas pemadam.

Akibat kebakaran ini, area seluas kurang lebih 750 meter persegi ludes terbakar dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp500 juta. Meski demikian, upaya cepat petugas berhasil menyelamatkan aset senilai sekitar Rp2 miliar serta mencegah api menjalar ke tujuh bangunan lain berupa rumah dan toko dengan luas total 1.500 meter persegi.

Tiga orang tercatat sebagai pemilik bangunan yang terdampak, yakni Jusmardiati (59), pemilik rumah makan Ampera Azzahra dan rumah panggung; Jasmanel (60), seorang Pegawai Negeri Sipil; serta Dasril Dahlan (73), pensiunan. Sebanyak 10 jiwa dari empat kepala keluarga terpaksa kehilangan tempat tinggal akibat kejadian tersebut.