Headline

Pengendara Diimbau Hati-hati Saat Melewati Jalur Turunan Nagari Panyalaian

×

Pengendara Diimbau Hati-hati Saat Melewati Jalur Turunan Nagari Panyalaian

Sebarkan artikel ini
TERGULING : Truk trailer BK 9634 XA terguling saat melewati turunan Pasa Rabaa Nagari Panyalaian, dan sempat menyeruduk sejumlah kendaraan lainnya pada Senin (26/1).(polres padang panjang)

Senada dengan itu, Wakil Bupati Tanah Datar Muhammad Fadli menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan segera melakukan koordinasi dengan Balai Jalan untuk menyusun langkah mitigasi teknis di sepanjang rute rawan tersebut. Koordinasi ini bertujuan menentukan bentuk penanganan paling efektif untuk menekan potensi kecelakaan.

“Selain pembatasan kendaraan besar, kami juga mengusulkan pembangunan zona aman atau area penyelamatan darurat yang bisa dimanfaatkan pengemudi truk ketika mengalami kondisi darurat seperti rem blong,” kata Fadli.

Ia menambahkan, upaya lain yang tengah dipertimbangkan adalah pengaktifan jalur alternatif guna mengurai kepadatan lalu lintas. Salah satu opsi yang diajukan adalah membuka kembali jalur Bintungan–Koto Laweh yang akan dikhususkan bagi kendaraan kecil.

Berbagai solusi tersebut dinilai mendesak untuk segera direalisasikan, mengingat panjang jalur turunan berbahaya tersebut mencapai sekitar dua kilometer. Sejak lama, lokasi ini telah menjadi sumber kekhawatiran bagi warga setempat akibat kecelakaan yang terus berulang.

Sejumlah peristiwa kecelakaan besar pun masih membekas dalam ingatan masyarakat. Pada Maret 2023, kecelakaan beruntun melibatkan lima mobil merusak sejumlah rumah warga. Selanjutnya pada April 2023, sekitar 15 orang menjadi korban, dengan satu di antaranya meninggal dunia.

Insiden kembali terjadi pada Oktober 2024 saat truk pengangkut alat berat mengalami rem blong dan menabrak dua truk, dua bus AKAP, serta dua sepeda motor, menyebabkan 16 orang luka-luka. Terakhir, pada Agustus 2025, sebuah truk Fuso mundur tak terkendali saat mengantre di SPBU Jorong Bintungan dan menabrak warung serta rumah warga.