Limapuluh Kota

Khawatir dengan Asap Tebal yang Keluar dari Sumur, Pemilik Rumah Terpaksa Mengungsi

×

Khawatir dengan Asap Tebal yang Keluar dari Sumur, Pemilik Rumah Terpaksa Mengungsi

Sebarkan artikel ini
DIAMATI : Salah seorang warga terlihat sedang mengamati sumur yang mengeluarkan asap.(bpbd limapuluh kota)

Limapuluh Kota, Sindotime—Peristiwa tak biasa terjadi di Jorong Tepi, Kenagarian Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota. Ini setelah tiba-tiba keluar asap tebal disertai bau menyengat pada sebuah sumur milik warga, Minggu (26/1) sekitar pukul 11.30 WIB.

Pemilik rumah, Syafanis (53), menjelaskan bahwa kejadian itu bermula pada pagi hari saat mesin pompa air sumur dihidupkan seperti biasa. Pada awalnya tidak ada kejanggalan, namun setelah beberapa waktu air tidak lagi keluar meskipun mesin masih berfungsi. “Mesinnya hidup, tapi airnya tidak naik. Karena sedang masak, mesin lalu kami matikan,” ujar Syafanis.

Merasa ada yang tidak beres, Syafanis meminta bantuan tetangga untuk mengangkat mesin pompa dari dalam sumur. Saat penutup sumur yang terbuat dari coran semen dibuka, asap tebal langsung menyembur keluar.

“Asapnya sangat banyak sampai air di dalam sumur tidak kelihatan. Baunya tidak enak, mata terasa perih, jadi saya langsung menjauh,” ungkapnya.

Sumur tersebut kemudian dibiarkan dalam kondisi terbuka selama kurang lebih dua jam. Namun saat kembali diperiksa, asap masih terus keluar dan bau menyengat menyerupai belerang masih tercium, bahkan masuk ke dalam rumah.

Khawatir akan potensi bahaya, Syafanis melaporkan kejadian tersebut kepada pihak jorong. Demi keselamatan, keluarga pemilik rumah memutuskan untuk tidak menginap di rumah pada malam hari.

“Kami tidak berani tidur di rumah. Sampai Senin (27/1) pagi, asapnya masih terlihat meski sudah berkurang,” katanya.

Diketahui, sumur tersebut dibangun sekitar delapan tahun lalu dengan kedalaman kurang lebih 13 meter dan selama ini digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Menanggapi laporan warga, Kepala Jorong Tepi, Salmi, mengatakan pihaknya segera mendatangi lokasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan keselamatan warga.