Padang, Sindotime-Ikatan Alumni Polliteknik ATIP (IKATIP) Ikut merasakan prihatin terhadap masyarakat yang terdampak pasca bencana hidrometeorologi yang melanda Sumatera Barat beberapa waktu yang lalu.
Di mana bencana tersebut berdampak pada kerusakan masif di infrastruktur intake (bangunan penyadap air) milik Perumda Air Minum (PDAM). Akibatnya masyarakat kehilangan air bersih, dan bahkan sumur di rumah masyarakat ikut mengering. Ini terjadi di sejumlah kecamatan seperti di Kecamatan Kuranji, Pauh dan Koto Tangah.
Atas keprihatinan itu, usai penyerahan bantuan di Palembayan Kabupaten Agam akhir Desember 2025 lalu, DPW Ikatan Alumni Polliteknik ATIP (IKATIP) Sumbar kembali menyerahkan bantuan lagi untuk masyarakat Kota Padang yang terdapak pasca benca banjir. Bantuan kali ini berupa alat penampung air bersih sebanyak 7 unit tedmond penampung air.
Bantuan ini diserahkan langsung oleh Ketua DPW Ikatan Alumni Polliteknik ATIP (IKATIP) Sumbar Darman Shiddiq didampingi langsung oleh Pembina IKATIP Ir. Edison dan pengurus IKATIP Vera Eryanti, Momon, Veny, Suhadi Gale di Kecamatan Kuranji pada Selasa (27/1) pukul 17.00 WIB.
Darman Shiddiq pada kesempatan itu menjelaskan, bahwa bantuan ini adalah partisipasi sosial dari Alumni ATIP/ Politeknik ATIP yang tersebar di dalam dan luar negeri, yang dihimpun langsung melalui Ketua DPP Ikatan Alumni Polliteknik ATIP (IKATIP) Zaidin Zaiti yang bersekretariat di Jakarta Pusat.
Bantuan yang ini langsung diserahkan ke DPW Ikatan Alumni Polliteknik ATIP (IKATIP) Sumbar. Ini sebagai bentuk kepedulian sosial Ikatan Alumni Polliteknik ATIP (IKATIP) tergahap musibah yang melanda Sumatera Barat. “Kami terus berjuang dan bakhti sosial untuk masyarakat Sumatera Barat,” ujar Darman.
Bantuan Tedmond tersebut diterima langsung oleh perwakilan masyarakat dari Kelurahan Korong Gadang, Kelurahan Kuranji, Kelurahan Ampang, Kelurahan Binuang dan kelurahan Kalumbuk yang didampinngi langsung oleh Tokoh Masyarakat Kuranji, Irwan Zuldani.






