Padang, Sindotime—Operasi penegakan ketertiban umum dengan penertiban anak jalanan serta pengatur lalu lintas ilegal yang beraktivitas di sejumlah ruas jalan utama digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang, Selasa (27/1). Kegiatan ini difokuskan pada kawasan strategis yang memiliki kepadatan lalu lintas tinggi, mulai dari sepanjang jalur Bypass hingga kawasan Khatib Sulaiman.
Kepala Satpol PP Kota Padang, Chandra Eka Putra, menjelaskan bahwa operasi tersebut merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban ruang publik sekaligus meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas. Menurutnya, keberadaan anak jalanan dan pengatur lalu lintas liar di persimpangan lampu merah kerap menimbulkan gangguan, baik terhadap kelancaran arus kendaraan maupun keselamatan mereka sendiri.
“Keberadaan mereka di tengah jalan, terutama saat lampu lalu lintas menyala merah, berpotensi membahayakan dan dapat memicu kemacetan. Karena itu, penertiban ini menjadi bagian dari upaya menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib,” ujar Chandra, Rabu (28/1).
Dalam operasi tersebut, petugas Satpol PP berhasil mengamankan sedikitnya 10 orang yang terdiri dari anak jalanan dan pengatur lalu lintas liar. Selanjutnya, seluruhnya dibawa ke Markas Komando Satpol PP Kota Padang untuk menjalani pendataan serta pembinaan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Chandra menambahkan, Satpol PP secara konsisten melakukan patroli rutin dan menempatkan personel di sejumlah titik yang telah dipetakan sebagai kawasan rawan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan agar aktivitas serupa tidak kembali muncul dan mengganggu kelancaran lalu lintas di jalan protokol.
“Kami sudah mengidentifikasi titik-titik yang sering menjadi lokasi aktivitas tersebut. Personel disiagakan agar dapat melakukan pengawasan dan penindakan secara cepat,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa aktivitas anak jalanan dan pengatur lalu lintas liar tidak hanya berdampak pada kenyamanan berkendara, tetapi juga menyimpan risiko keselamatan yang serius. Kehadiran mereka di badan jalan sering kali memaksa pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan, yang pada kondisi tertentu dapat memicu kecelakaan.






