Sejarah tidak akan mencatat seberapa indah narasi pembangunan disusun. Sejarah akan bertanya satu hal sederhana namun kejam: siapa yang dilindungi, dan siapa yang dikorbankan. Jika hari ini negara masih memilih nyaman dan diam, maka jangan heran bila esok hari transportasi publik darat tinggal kenangan—dan kita semua menjadi penonton di negeri sendiri, dalam masa depan yang sengaja dibiarkan kalah.(***)
Masa Depan Transportasi AKDP yang Sengaja Dikalahkan






