Headline

Awas Penyebaran Virus Nipah Mengancam, IDAI Ingatkan Masyarakat

×

Awas Penyebaran Virus Nipah Mengancam, IDAI Ingatkan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI : Seorang warga terpaksa dirawat akibat terkena virus nipah.(gemini ai)

Ia menilai bahwa perlindungan anak sangat bergantung pada kedisiplinan keluarga dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta menghindari sumber penularan potensial.

Sebagai langkah pencegahan konkret, IDAI merekomendasikan agar masyarakat tidak mengonsumsi nira atau aren mentah dan memastikan seluruh produk tersebut di masak hingga matang. Buah-buahan wajib di cuci dan di kupas sebelum di konsumsi, serta harus di buang apabila terdapat tanda gigitan kelelawar atau kontaminasi.

Daging, khususnya daging babi, juga harus di masak sampai benar-benar matang, dan anak-anak sebaiknya di jauhkan dari hewan ternak yang berisiko. Terutama di wilayah dengan populasi kelelawar buah yang tinggi.

Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti mencuci tangan secara rutin, menerapkan etika batuk dan bersin. Serta penggunaan masker saat ada anggota keluarga yang sakit, menjadi bagian penting dari upaya pencegahan.

Orang tua juga di minta segera membawa anak ke fasilitas kesehatan. Spabila muncul gejala seperti demam, sakit kepala berat, muntah, leher kaku, kejang, atau penurunan kesadaran. Terutama bila terdapat riwayat kontak dengan hewan berisiko atau konsumsi pangan yang di curigai terkontaminasi.

Bagi tenaga kesehatan dan keluarga yang merawat pasien suspek Virus Nipah, IDAI menegaskan pentingnya penerapan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) secara ketat. Termasuk penggunaan alat pelindung diri, pembatasan kontak, serta isolasi pasien. Hingga saat ini, belum tersedia vaksin maupun antivirus spesifik untuk Virus Nipah. Sehingga pencegahan berbasis perilaku dan pengendalian lingkungan menjadi strategi utama.