Limapuluh Kota, Sindotime—Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur rawan Kelok 9, kawasan penghubung Sumatera Barat–Riau. Tepatnya di wilayah Kabupaten Limapuluh Kota, pada Sabtu pagi (31/1). Sebuah mobil Daihatsu Grand Max dilaporkan terjun ke jurang setelah diduga kehilangan kendali saat melintas di jalanan licin.
Kendaraan bernomor polisi BM 8359 FX itu diketahui tengah melaju dari Pekanbaru menuju Payakumbuh. Sekitar pukul 08.16 WIB, hujan gerimis yang mengguyur kawasan tersebut membuat permukaan aspal licin. Kondisi ini diduga kuat menjadi penyebab mobil keluar jalur dan akhirnya masuk ke jurang yang curam di kawasan Kelok 9.
Kantor SAR Kelas A Padang menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 08.21 WIB. Informasi awal disampaikan oleh anggota dewan, Kris Ladeva, yang melaporkan adanya kendaraan masuk jurang di jalur utama tersebut.
Kepala Seksi Operasi SAR Padang, Hendri, menjelaskan bahwa kecelakaan tunggal ini mengakibatkan tujuh orang penumpang mengalami luka-luka dengan tingkat cedera yang berbeda-beda. Menindaklanjuti laporan tersebut, lima personel Tim Rescue Pos SAR Limapuluh Kota langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan jarak tempuh hampir 27 kilometer.
Dalam proses evakuasi, tim SAR membawa berbagai perlengkapan khusus, seperti alat ekstrikasi, peralatan vertikal untuk medan terjal, serta perlengkapan medis dan evakuasi darurat. Tantangan utama di lapangan adalah kondisi jurang yang dalam dan curam, sehingga proses penyelamatan memerlukan kehati-hatian ekstra.
“Hambatan terbesar adalah medan yang sulit karena jurang cukup terjal. Namun seluruh korban berhasil dievakuasi dengan selamat,” ujar Hendri.






