Agam

Banjir Huntara Kayupasak Akibat Drainase Belum Siap Tampung Debit Air Hujan

×

Banjir Huntara Kayupasak Akibat Drainase Belum Siap Tampung Debit Air Hujan

Sebarkan artikel ini
BERLUMPUR : Salah sudut rumah warga di kompleks Huntara Kayupasak, Palembayan, Agam yang sebelumnya sempat mengalami kebanjiran akibat hujan lebat.(bpbd agam)

Rahmad menambahkan, keesokan harinya dilakukan kembali gotong royong untuk memperbesar dan memperdalam drainase di sekitar huntara. “Sekarang kapasitas salurannya sudah jauh lebih besar. Mudah-mudahan kejadian serupa tidak terulang,” katanya.

Huntara Kayupasak sendiri baru diresmikan pada Sabtu (24/1) lalu oleh pemerintah pusat dan daerah. Peresmian 117 unit huntara tersebut diikuti secara daring oleh Kabupaten Padangpariaman, Kabupaten Limapuluh Kota, dan Kabupaten Pesisir Selatan.

Acara peresmian dihadiri Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Bupati Agam Benni Warlis, serta sejumlah pejabat lainnya.

Dalam kesempatan itu, Menko PMK Pratikno mendorong agar huntara segera ditempati supaya warga tidak terlalu lama berada di pengungsian. “Huntara harus segera dihuni agar masyarakat bisa kembali menjalani kehidupan yang lebih normal,” ujarnya.

Senada, Mendagri Tito Karnavian mengapresiasi percepatan pembangunan huntara sebagai solusi untuk mengurangi jumlah pengungsi pascabencana.

Di Kabupaten Agam, tercatat sebanyak 2.283 rumah mengalami kerusakan berat akibat bencana. Hingga kini, 558 warga telah menempati huntara. Pemerintah juga merencanakan pembangunan 612 unit huntara serta 1.744 unit hunian tetap (huntap) yang tersebar di tiga kecamatan dan lima lokasi dengan total luas sekitar dua hektare.