Bukittinggi

23 Pelanggar Ditindak, Didominasi Pelanggaran tanpa SIM dan Helm

×

23 Pelanggar Ditindak, Didominasi Pelanggaran tanpa SIM dan Helm

Sebarkan artikel ini
RAZIA : Tim Satlantas Polresta Bukittinggi bersama aparat terkait lainnya saat melaksanakan Operasi Keselamatan Singgalang 2026 di depan Mapolresta Bukittinggi, Rabu (4/2).(Satlantas Polresta Bukittinggi)

SINDOTIME.COM—Operasi Keselamatan Singgalang 2026 yang digelar oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bukittinggi mulai menunjukkan hasil. Dalam tiga hari awal pelaksanaan, aparat kepolisian telah menerbitkan 23 surat tilang terhadap pengendara yang melanggar aturan lalu lintas di wilayah Kota Bukittinggi.

Operasi yang dimulai sejak Senin, 2 Februari 2026, ini difokuskan pada pemeriksaan kelengkapan administrasi dan kondisi teknis kendaraan bermotor. Pemeriksaan dilakukan secara intensif di depan Mapolresta Bukittinggi sebagai salah satu titik pengawasan utama.

Kasatlantas Polresta Bukittinggi, AKP M. Irsyad Fathur Rahman, menjelaskan bahwa penindakan tegas tetap dilakukan demi menjaga ketertiban dan keselamatan pengguna jalan. Pengendara yang terbukti melanggar aturan lalu lintas langsung dikenakan sanksi tilang sesuai ketentuan yang berlaku.

“Selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Singgalang 2026, terhitung dari Senin hingga Rabu (4/2/2026), kami telah mengeluarkan 23 surat tilang. Pelanggaran paling banyak terkait kelengkapan berkendara,” ujar AKP Irsyad, Rabu siang.

Berdasarkan hasil evaluasi petugas, pelanggaran lalu lintas didominasi oleh pengendara yang tidak memiliki SIM, tidak memakai helm, serta kendaraan dengan pajak mati. Selain itu, petugas juga memperketat pemeriksaan SIM dan KIR kendaraan umum guna memastikan kendaraan laik jalan menjelang musim mudik Lebaran.

Dalam pelaksanaannya, Satlantas Polresta Bukittinggi tidak bekerja sendiri. Operasi ini melibatkan personel gabungan dari POM TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), Samsat, dan Jasa Raharja. Sinergi lintas instansi tersebut bertujuan menciptakan kondisi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) yang optimal.