Meski api sempat berkobar cukup besar di kawasan pelabuhan Batang Arau, upaya cepat dari Dinas Damkar Kota Padang bersama instansi terkait berhasil mencegah api merambat ke objek vital lain di sekitarnya.
Sebanyak 50 personel gabungan dikerahkan dalam proses pemadaman. Petugas menggunakan tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Damkar Kota Padang, serta mendapat dukungan dua unit armada dari Pelindo. Proses penanganan juga melibatkan unsur TNI, Polri, dan BPBD setempat.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa kebakaran tersebut. Namun, kerugian material akibat kejadian ini ditaksir mencapai sekitar Rp1,5 miliar. Di sisi lain, respons cepat petugas berhasil menyelamatkan aset bernilai sekitar Rp5 miliar, termasuk tiga unit kapal dan tiga unit speedboat lain yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran speedboat di Batang Arau Padang masih dalam penyelidikan pihak berwenang. (*/zoe)






