Headline

Tolak Aktivitas Tambang di Kasang, Warga Blokir Akses Masuk

×

Tolak Aktivitas Tambang di Kasang, Warga Blokir Akses Masuk

Sebarkan artikel ini
MENOLAK : Masyarakat melakukan aksi menolak keberadaan tambang galian C di Korong Koto, Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman, Minggu (8/2).(zoe/sindotime)

SINDOTIME.COM-Gerah melihat aktivitas pertambangan galian C di daerah mereka, ratusan warga serta tokoh masyarakat Kasang, Kerapatan Adat Nagari (KAN), Kasang dan Badan Musyawarah (Bamus) Kasang akhirnya melakukan aksi dan pemblokiran jalan masuk ke lahan usaha pertambangan dan pengolahan batuan andesit yang dikelola PT. Dayan Bumi Artha di Korong Koto, Nagari Kasang, Kecamatan Batang Anai Kabupaten Padang Pariaman, Minggu (8/2).

Pemblokiran itu dilakukan, menyusul kekhawatiran warga terhadap kerusakan lingkungan yang akan ditimbulkan dari aktivitas pertambangan itu nantinya. Pasalnya, tak sedikit batu-batuan besar yang yang sengaja dihancukan untuk dieksploitasi. Keberadaan batuan besar itu diyakini warga sebagai penahan laju air ketika air sungai meluap saat hujan deras agar tidak menimbulkan banjir di kemudian hari ini nanti.

“Ini aksi damai, bukan demo yang kami sampaikan tentang keresahan masyarakat bahwa, telah keluarnya izin tambang di nagari kami, Korong Koto, Nagari Kasang, bahwasanya kami dari awal sudah menolak adanya tambang tersebut,” ujar Ketua KAN Kasang, Bayu Permana Dt Tan Marajo saat menggelar aksi di lokasi tambang, Minggu (8/2).

Perihal penolakan ini, juga sudah disampaikan kepada pihak perusahaan dan juga sudah disampaikan ke Gubernur Sumbar dan instansi terkait lainnya pada 27 Januari 2026. Namun kenyataannya di lapangan aktivitas penambangan masih berjalan.

Hingga akhirnya massa menggelar aksi dan mendesak pihak perusahaan untuk menghentikan aktivitas. Dan juga mendesak pemerintah untuk ikut mendorong agar aktivitas penambangan bisa dihentikan.