Riau

Bantai Gajah Sumatera, Polda Nyatakan Perang Lawan Pemburu Liar

×

Bantai Gajah Sumatera, Polda Nyatakan Perang Lawan Pemburu Liar

Sebarkan artikel ini
PERANG : Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan saat turun langsung ke lokasi kejadian tempat gajah Sumatera dibantai.(mc riau)

SINDOTIME.COM-Duka mendalam menyelimuti Desa Lubuk Kembang Bunga, Kecamatan Ukui, Kabupaten Pelalawan, Sabtu (7/2). Seekor gajah sumatera ditemukan tewas secara tragis di kawasan hutan, memicu gelombang kemarahan publik dan perhatian serius aparat penegak hukum.

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan turun langsung ke lokasi kejadian. Di tengah kawasan hutan yang seharusnya menjadi habitat aman bagi satwa dilindungi, jenderal bintang dua itu menyaksikan langsung kondisi memilukan bangkai gajah yang menjadi korban pemburuan liar. Kehadirannya menegaskan komitmen kuat Polda Riau dalam memerangi kejahatan lingkungan, khususnya perburuan satwa dilindungi.

Gajah sumatera tersebut ditemukan dalam kondisi tidak wajar. Tubuhnya berada dalam posisi duduk, dengan kepala terpisah dari badan dan gading yang telah hilang. Tim di lapangan juga menemukan dua proyektil logam bersarang di tubuh korban, menguatkan dugaan bahwa gajah tersebut ditembak menggunakan senjata api sebelum akhirnya dimutilasi demi mengambil gadingnya.

Kapolda Riau yang akrab disapa Irjen Herimen mengungkapkan bahwa sejak kabar kematian gajah ini mencuat, ia menerima banyak reaksi dari masyarakat luas. Kritik, kecaman, hingga tuntutan penegakan hukum tegas datang dari berbagai daerah di Indonesia.

Ia menegaskan bahwa kasus ini bukan sekadar pelanggaran hukum biasa. Pembunuhan gajah sumatera merupakan kejahatan serius yang mencederai nilai kemanusiaan sekaligus merusak keseimbangan ekosistem. Menurutnya, gajah adalah simbol penting kelestarian alam Riau yang seharusnya dilindungi, bukan diburu untuk kepentingan ekonomi ilegal.

Polda Riau memastikan tidak ada toleransi bagi pelaku pemburuan liar. Dengan melibatkan Satuan Brimob, Direktorat Reserse Kriminal, serta Balai Besar KSDA Riau, proses penyelidikan dilakukan secara menyeluruh dan profesional. Aparat berkomitmen mengungkap pelaku hingga ke akar, termasuk jaringan penadah gading gajah ilegal.