Presiden menyampaikan bahwa sejak akhir Desember 2025, Indonesia resmi tidak lagi bergantung pada impor beras. Bahkan, pemerintah menargetkan swasembada jagung dalam waktu dekat, serta swasembada pangan secara menyeluruh dalam tiga tahun ke depan. Sejalan dengan itu, pemerintah bertekad menurunkan harga pangan agar lebih terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.
Di sisi lain, pemerintah juga terus memperluas program perlindungan sosial guna meningkatkan kesejahteraan rakyat. Salah satu program unggulan yang tengah dijalankan adalah makan bergizi gratis (MBG), yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi sekaligus mendukung pembangunan sumber daya manusia.
Tak hanya itu, Prabowo menegaskan komitmen pemerintah dalam membuka lapangan kerja baru, mendorong industrialisasi nasional, serta menyediakan jutaan rumah layak dan terjangkau bagi masyarakat yang membutuhkan. Program perumahan rakyat ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Presiden menutup sambutannya dengan menegaskan visi besar pemerintah untuk membawa Indonesia menjadi negara maju, di mana seluruh rakyat dapat menikmati hasil pembangunan secara adil dan merata, serta hidup dengan layak dan bermartabat.(*/zoe)






