“Karena itu, kami mengimbau masyarakat agar lebih efektif dan bijak dalam mengonsumsi makanan dan minuman,” tambah Indra.
Pemko Padang juga menggandeng para ulama untuk menyampaikan pesan edukatif melalui ceramah dan tausyiah. Peran tokoh agama dianggap strategis dalam menanamkan nilai kesabaran, kesederhanaan, dan pengendalian diri selama menjalankan ibadah puasa.
Menurut Indra, dukungan ulama diharapkan mampu membantu menjaga stabilitas ekonomi daerah. “Melalui peran ulama, kita berharap inflasi dapat ditekan dan stabilitas harga tetap terjaga,” ujarnya.
Kolaborasi Lintas Instansi Jaga Stabilitas Harga
High Level Meeting TPID Kota Padang turut melibatkan berbagai pihak, seperti Bank Indonesia, Bulog, BPS Kota Padang, MUI, Perumda Air Minum Kota Padang, organisasi perangkat daerah, serta unsur Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Sinergi lintas lembaga ini menjadi bagian dari strategi kolaboratif dalam memastikan ketersediaan stok pangan serta menjaga harga tetap terkendali menjelang dan selama Ramadhan 2026.






