SINDOTIME.COM—Kebakaran melanda dua unit kedai kayu di Jorong Mungka Tengah, Nagari Mungka, Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota, pada Kamis (12/2) sekitar waktu subuh. Peristiwa ini menghanguskan satu kedai pecel lele sekaligus tempat tinggal pemiliknya serta satu kedai kosong yang berada tepat di sebelahnya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Limapuluh Kota, Damar Fiddria Falla, mengungkapkan bahwa laporan kebakaran diterima pihaknya pada pukul 04.15 WIB. Tim pemadam dari Posko Mungka langsung bergerak cepat menuju lokasi dan tiba delapan menit kemudian, tepatnya pukul 04.23 WIB. “Proses pemadaman dan penanganan selesai sekitar pukul 06.50 WIB,” jelas Damar.
Berdasarkan keterangan pemilik kedai pecel lele Lamongan, Siti Nur Kholifah (25), api diduga berasal dari ledakan kecil pada bagian standar PLN di kedai kayu kosong di samping tempat usahanya. Ia mengaku mendengar suara ledakan sebelum api mulai membesar dan menjalar.
Mengetahui situasi semakin membahayakan, Siti segera menghubungi petugas Damkar Posko Mungka untuk meminta bantuan pemadaman.
Akibat insiden kebakaran tersebut, dua bangunan kedai berbahan kayu mengalami kerusakan parah. Kedai pecel lele yang juga difungsikan sebagai tempat tinggal dilaporkan mengalami rusak berat. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian kebakaran di Limapuluh Kota ini.(*/zoe)






