SINDOTIME.COM– Berpuasa berarti tubuh tidak menerima makanan dan minuman selama belasan jam. Kondisi ini membuat cadangan energi dan cairan harus dikelola dengan bijak agar tubuh tetap bertenaga. Tanpa pengaturan pola makan, istirahat, dan aktivitas yang tepat, kamu bisa merasa lemas, sulit fokus, bahkan rentan mengalami gangguan kesehatan.
Karena itu, menjaga keseimbangan gaya hidup selama Ramadan sangat penting, bukan hanya untuk mempertahankan stamina, tetapi juga untuk mencegah kenaikan berat badan dan masalah metabolisme.
Dilansir dari halodoc.com, berikut panduan yang lebih terstruktur agar tubuh tetap sehat dan prima selama menjalankan ibadah puasa.
- Utamakan Pola Makan Bergizi Seimbang
Saat berbuka, rasa lapar sering kali membuat kita ingin menyantap apa saja tanpa mempertimbangkan nilai gizinya. Padahal, makanan tinggi gula, garam, dan lemak jenuh justru membuat tubuh lebih cepat haus dan lapar kembali.
Agar energi stabil sepanjang hari, pilihlah, Sumber karbohidrat kompleks seperti biji-bijian utuh (beras merah, roti gandum). Protein sehat, misalnya kacang panggang, telur, ikan, atau ayam tanpa kulit. Sayur dan buah segar di setiap waktu makan. Metode memasak yang lebih sehat seperti kukus, rebus, atau panggang dibandingkan menggoreng. Takjil manis dalam porsi kecil; utamakan kurma atau buah segar sebagai alternatif gula sederhana.
Dengan komposisi ini, kadar gula darah lebih terkontrol dan rasa kenyang bertahan lebih lama.
- Penuhi Kebutuhan Cairan dengan Strategi yang Tepat






