Agar sistem pencernaan tidak “kaget”, berbukalah secara bertahap, Awali dengan makanan ringan (kurma, sup, atau buah). Beri jeda sejenak sebelum menyantap makanan utama. Hindari makan berlebihan karena bisa memicu kantuk dan gangguan pencernaan.
Pada malam hari, pembagian waktu makan yang ideal adalah, Saat berbuka, Setelah tarawih (makan ringan tambahan), Saat sahur.
Pembagian ini membantu kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi tanpa membebani lambung.
- Jangan Lewatkan Sahur
Sahur berperan sebagai “bahan bakar” utama selama berpuasa. Melewatkannya dapat membuat tubuh cepat lemas, sulit berkonsentrasi, hingga meningkatkan risiko dehidrasi dan gangguan lambung.
Pastikan menu sahur mengandung, Karbohidrat kompleks, Protein, Serat, Cukup cairan.
Kombinasi ini membantu menjaga energi lebih stabil sepanjang hari.
- Jaga Kualitas Tidur
Perubahan jadwal makan otomatis menggeser jam tidur. Agar tubuh tetap segar, usahakan tidur dan bangun di waktu yang konsisten. Jika perlu, tambahkan power nap singkat di siang hari untuk menutupi kekurangan waktu tidur malam.
Dengarkan Sinyal Tubuh






