News

Wako Sidak RSUD, Pastikan Mutu Pelayanan Kesehatan Berjalan Optimal

×

Wako Sidak RSUD, Pastikan Mutu Pelayanan Kesehatan Berjalan Optimal

Sebarkan artikel ini
SIDAK : Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis ketika melakukan inspeksi langsung ke RSUD Padang Panjang.(pemko padang panjang)

SINDOTIME.COM— Hendri Arnis, Wali Kota Padang Panjang, melakukan inspeksi langsung ke RSUD Padang Panjang pada Minggu (15/2) sebagai bagian dari upaya memastikan mutu pelayanan kesehatan berjalan optimal. Kunjungan tersebut difokuskan pada evaluasi menyeluruh, mulai dari kondisi sarana prasarana hingga sistem pelayanan kepada pasien.

Dalam peninjauan itu, Hendri didampingi Kepala Dinas Kesehatan, dr. Sonya Themiarto, serta Direktur RSUD, dr. Irwanto. Ia menelusuri sejumlah ruang pelayanan untuk melihat secara langsung kebersihan ruangan, kelayakan fasilitas, serta ketersediaan peralatan medis. Dari hasil pengamatan, masih ditemukan beberapa aspek yang dinilai perlu segera diperbaiki agar standar pelayanan semakin baik dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

Menurutnya, rumah sakit daerah harus mampu memberikan rasa aman dan kepercayaan kepada setiap pasien yang datang berobat. Kualitas fasilitas, keramahan layanan, serta profesionalisme tenaga kesehatan menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan tersebut.

Tak hanya menyoroti infrastruktur fisik, Wali Kota juga menekankan pentingnya pembenahan tata kelola dan peningkatan kinerja sumber daya manusia. Ia meminta seluruh unit kerja menjalankan tugas dan fungsi secara disiplin dan maksimal, sehingga keluhan masyarakat yang berulang dapat diminimalkan.

Sebagai langkah konkret, manajemen RSUD diberikan waktu satu bulan untuk melakukan perbaikan. Evaluasi lanjutan akan dilakukan guna memastikan perubahan benar-benar berdampak nyata terhadap kualitas layanan.

Dalam kunjungan itu pula, Hendri menemukan kasus pasien rujukan dari luar daerah yang menderita stroke namun terkendala status kepesertaan BPJS Kesehatan yang tidak aktif. Permasalahan administrasi tersebut dinilai berpotensi menghambat proses penanganan medis.