Headline

Pemerintah-BRIN Satu Suara Soal 1 Ramadhan 1447 H, Muhammadiyah Berbeda

×

Pemerintah-BRIN Satu Suara Soal 1 Ramadhan 1447 H, Muhammadiyah Berbeda

Sebarkan artikel ini
BERI PENJELASAN : Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar saat melakukan konfrensi pers terkait penetapan 1 Ramadhan 1447 H yang dilaksanakan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (17/2).(tangkapan layar youtube kemenag ri)

SINDOTIME.COM-Setelah melakukan rukyat (pengamatan hilal) di 96 titik di seluruh provinsi di tanah air sejak sore tadi, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama akhirnya resmi menetapkan awal puasa Ramadan 1447 Hijriah dimulai pada Kamis (19/2).

Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Agama, Nasaruddin Umar, dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, pada Selasa (17/2).

Penetapan ini diambil berdasarkan hasil sidang isbat yang mengacu pada metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pengamatan hilal). Berdasarkan perhitungan, posisi hilal pada saat magrib berada di ketinggian minus 2 derajat 24 menit 42 detik.

Angka tersebut belum memenuhi kriteria minimum visibilitas hilal yang ditetapkan standar Asia Tenggara, yakni tinggi minimal 3 derajat dengan sudut elongasi tertentu. Karena tidak ada laporan hilal terlihat di seluruh wilayah Indonesia, maka disepakati bahwa 1 Ramadan jatuh pada hari Kamis.

Dalam pernyataannya, Menteri Agama berharap keputusan ini dapat menjadi momentum kebersamaan umat Islam di Indonesia untuk memulai ibadah puasa secara serentak. Ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan metode penentuan awal bulan hijriah.

BRIN Berpendapat Sama dengan Pemerintah