Headline

Pemerintah-BRIN Satu Suara Soal 1 Ramadhan 1447 H, Muhammadiyah Berbeda

×

Pemerintah-BRIN Satu Suara Soal 1 Ramadhan 1447 H, Muhammadiyah Berbeda

Sebarkan artikel ini
BERI PENJELASAN : Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar saat melakukan konfrensi pers terkait penetapan 1 Ramadhan 1447 H yang dilaksanakan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Selasa (17/2).(tangkapan layar youtube kemenag ri)

Selain itu, ijtima’ juga terjadi sebelum waktu fajar di wilayah Selandia Baru, sehingga memenuhi prinsip kesatuan matlak global, yaitu satu penanggalan Hijriah yang berlaku serentak di seluruh dunia tanpa perbedaan wilayah.

Dengan mempertimbangkan seluruh parameter tersebut, Muhammadiyah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1447 Hijriah berlaku secara global pada Rabu, 18 Februari 2026.

“Demikian maklumat ini disampaikan agar menjadi panduan bagi warga muhammadiyah dan dilaksanakan sebagaimana mestinya,” tulis maklumat yang ditanda tangani Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir dan Sekretaris PP Muhammadiyah Muhammad Sayuti pada pada 22 September 2025 yang disampaikan melalui laman resmi muhammadiyah.or.id.

Muhammadiyah menegaskan bahwa penerapan Kalender Hijriah Global Tunggal bertujuan untuk menghadirkan kepastian waktu ibadah yang konsisten, ilmiah, dan berskala internasional, sehingga umat Islam dapat menjalankan ibadah dengan dasar perhitungan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan secara sains.

Meski terdapat perbedaan penetapan, pemerintah mengimbau masyarakat untuk menyikapinya dengan bijak. Perbedaan metode dan hasil perhitungan diharapkan tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan menjadi cerminan keberagaman yang tetap terikat dalam semangat persatuan nasional.(*/zoe)