Rose gold pertama kali populer di Rusia pada abad ke-19, sehingga sempat dijuluki “emas Rusia”. Pada era 1800-an, logam ini banyak digunakan dalam perhiasan bangsawan. Popularitasnya kembali meningkat pada 1920-an, lalu sempat meredup pasca Perang Dunia II.
Kebangkitannya di era modern terjadi sekitar 2015, saat Apple menjadikan rose gold sebagai salah satu warna unggulan produknya. Sejak itu, tren rose gold merambah tidak hanya ke perhiasan, tetapi juga jam tangan, gadget, hingga aksesori fesyen.
Kadar Karat Rose Gold
Karena merupakan campuran, rose gold tidak pernah mencapai 24 karat (emas murni). Berikut klasifikasi umumnya:
- Rose Gold 750 (18K)
Mengandung 75% emas. Komposisi ideal untuk keseimbangan antara nilai dan kekuatan. - Rose Gold 585 (14K)
Mengandung 58,5% emas. Lebih kuat dan relatif lebih terjangkau. - Rose Gold 375 (9K)
Mengandung 37,5% emas. Warna lebih kemerahan dan harga lebih ekonomis.
Semakin tinggi kadar emas, semakin tinggi pula nilai intrinsiknya.






