Padang Panjang

23 Gempabumi Muncul di Wilayah PGR VI Sepanjang 13–19 Februari 2026

×

23 Gempabumi Muncul di Wilayah PGR VI Sepanjang 13–19 Februari 2026

Sebarkan artikel ini
AKTIF : Peta sebaran gempa bumi yang di wilayah PGR VI pada 13–19 Februari 2026 akibat aktivitas zona subduksi Mentawai dan sesar Sumatera dengan catatan sebanyak 23 aktivitas gempa bumi. (BMKG Padangpanjang)

SINDOTIME.COM—Dalam periode 13–19 Februari 2026, wilayah PGR VI mengalami peningkatan aktivitas seismik. Data yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Geofisika Kelas I Padangpanjang mencatat total 23 kejadian gempabumi selama rentang waktu tersebut.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Padangpanjang, Suaidi Ahadi, menerangkan bahwa rangkaian gempa tersebut dipicu oleh dua sumber utama aktivitas tektonik, yakni pergerakan lempeng pada zona subduksi Mentawai serta aktivitas Sesar Sumatera.

Kedua sistem tektonik ini memang dikenal aktif dan berkontribusi besar terhadap kegempaan di wilayah Sumatera bagian barat.

Dari sisi kekuatan gempa, mayoritas kejadian tergolong berkekuatan kecil. Sebanyak 14 gempa memiliki magnitudo di bawah 3, sedangkan 9 kejadian lainnya berada pada rentang magnitudo 3 hingga 5.

Tidak terdapat gempa dengan magnitudo melebihi 5. Selama periode tersebut, magnitudo tertinggi tercatat 5,0 dan yang terendah 2,0.

Berdasarkan kedalaman hiposenter, sebagian besar gempa tergolong dangkal. Sebanyak 21 kejadian terjadi pada kedalaman kurang dari 60 kilometer, sementara dua gempa lainnya berada pada kedalaman menengah antara 60 hingga 300 kilometer. Kedalaman terdalam yang tercatat mencapai 85 kilometer, sedangkan yang paling dangkal hanya 2 kilometer.

Dari seluruh kejadian yang tercatat, dua gempa dilaporkan dirasakan oleh masyarakat.