Gempa pertama terjadi pada Minggu, 15 Februari 2026 pukul 13.14 WIB dengan magnitudo 4,8. Episenternya berada di koordinat 4,28° LS dan 102,39° BT, sekitar 30 kilometer barat daya Seluma, Bengkulu, pada kedalaman 39 kilometer. Guncangan dirasakan dengan intensitas III MMI di Kota Bengkulu dan Bengkulu Tengah, II–III MMI di Kepahiang, serta II MMI di Argamakmur.
Sehari kemudian, Senin, 16 Februari 2026 pukul 13.00 WIB, gempa kedua terjadi dengan magnitudo 5,1 pada koordinat 0,52° LS dan 99,16° BT. Lokasinya sekitar 99 kilometer barat daya Agam, Sumatera Barat, dengan kedalaman 59 kilometer.
Getaran dirasakan hingga intensitas III MMI di Agam, Pasaman Barat, Padangpanjang, dan Kepulauan Mentawai, serta II MMI di Bukittinggi, Padang, dan Pariaman.
BMKG mengingatkan masyarakat di wilayah PGR VI untuk tetap mengandalkan informasi resmi dari instansi berwenang serta tidak mudah mempercayai kabar yang belum terverifikasi.
Pemantauan aktivitas seismik terus dilakukan secara intensif oleh Stasiun Geofisika Kelas I Padangpanjang sebagai bagian dari upaya mitigasi dan pengurangan risiko bencana gempa di wilayah Sumatera.(*/zoe)






