Dharmasraya

RSUD Sungai Dareh Akhirnya Buka Suara Terkait Penghentian Sementara Poli Jantung

×

RSUD Sungai Dareh Akhirnya Buka Suara Terkait Penghentian Sementara Poli Jantung

Sebarkan artikel ini
BERI PENJELASAN : Direktur RSUD Sungai Dareh, dr. Fitra Neza, M.Kes ketika memberikan keterangan kepada awak media.(rsud sungai dareh)

Artinya, peningkatan kompetensi ini akan membawa layanan rumah sakit naik dari tingkat dasar ke tingkat madya, sehingga pasien tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk tindakan intervensi.

Sebelum dokter tersebut berangkat, manajemen rumah sakit telah melakukan berbagai upaya untuk mencari pengganti. Sejak Oktober, komunikasi telah dilakukan ke berbagai wilayah di Sumatera Barat hingga kabupaten tetangga.

Namun hingga kini belum ada dokter spesialis jantung yang dapat ditempatkan. Pada Januari, pihak rumah sakit juga berkoordinasi dengan Ketua PERKI Sumatera Barat, tetapi keterbatasan Surat Izin Praktik (SIP) para dokter spesialis jantung di wilayah tersebut menjadi kendala utama.

Situasi ini turut menjadi perhatian pemerintah daerah. Bupati Dharmasraya telah menegur manajemen rumah sakit sekaligus membantu menyampaikan langsung kebutuhan dokter spesialis jantung kepada Kementerian Kesehatan melalui Wakil Menteri dan Direktur Jenderal terkait.

Permintaan tersebut diajukan melalui program PGDS, dan diharapkan pada April mendatang dokter spesialis jantung sudah dapat ditugaskan sehingga operasional Poli Jantung kembali berjalan normal.