NewsPadang

150 Guru PAUD Difasilitasi Lanjutkan Kuliah S1 via Program RPL

×

150 Guru PAUD Difasilitasi Lanjutkan Kuliah S1 via Program RPL

Sebarkan artikel ini

DIFASILITASI: Para guru PAUD yang difasilitasi Pemko Padang lewat program unggulan Padang Juara.(pemko padang)


Padang, Sindotime-Sebagai bagian
dari pengembangan Program Unggulan Padang Juara, Pemerintah Kota
Padang terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di
sektor pendidikan anak usia dini. Salah satu langkah nyata yang diambil adalah
memberikan akses pendidikan tinggi kepada para guru PAUD.

Sebanyak 150 guru PAUD di Kota
Padang kini mendapat kesempatan melanjutkan studi ke jenjang Strata 1 (S1) di
Universitas Negeri Padang (UNP) melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau
(RPL). Program ini memungkinkan guru dengan pengalaman mengajar untuk
memperoleh pengakuan akademik atas kompetensi yang telah mereka bangun selama
bertahun-tahun.

Baca Juga  Gelar Upacara Kesaktian Pancasila, Kasubbag Ajak Perkuat Nilai-Nilai Pancasila dan Kebangsaan

Pelepasan mahasiswa RPL
tersebut dilakukan secara resmi oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, pada Kamis
(4/9) di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang. Dalam
sambutannya, Fadly menyampaikan apresiasi dan harapan kepada para guru agar
memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin.

“Langkah ini merupakan
bagian dari komitmen kita untuk meningkatkan kompetensi guru PAUD. Dengan
tenaga pendidik yang lebih berkualitas, kita menyiapkan generasi muda yang
cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan sejak usia
dini,” ujar Fadly.

Baca Juga  PKKMB UBH 2025, Pentingnya Penguatan Karakter Mahasiswa

Ia juga menekankan pentingnya
kolaborasi dalam mewujudkan visi Kota Padang sebagai kota pintar dan sehat.
“Melalui kerja sama strategis dengan UNP, kita menunjukkan bahwa
pembangunan kota tidak bisa dilakukan sendiri. Harus ada sinergi antara
pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat,” katanya.

Program RPL ini menjadi bukti
bahwa Pemko Padang tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi
juga investasi jangka panjang melalui peningkatan kapasitas tenaga pendidik.(*/zoe)