Wali Kota Pariaman, Yota Balad, menegaskan bahwa pengawasan pasar pabukoan merupakan agenda rutin tahunan Pemerintah Kota Pariaman setiap bulan Ramadan. Tujuannya untuk memastikan seluruh jajanan berbuka yang dijual bebas dari kandungan berbahaya.
Ia menyoroti masih ditemukannya produk dengan ciri mencurigakan, seperti warna minuman yang terlalu mencolok atau tekstur makanan yang tidak wajar, misalnya terlalu kenyal menyerupai karet. (*/zoe)






