Limapuluh Kota

Kajati Turun Tangan, Selidiki Embung Senilai Rp7,8 M Belum Berfungsi

×

Kajati Turun Tangan, Selidiki Embung Senilai Rp7,8 M Belum Berfungsi

Sebarkan artikel ini
CEK LAPANGAN : Kajati Sumbar saat meninjau proyek embung Talago yang terletak di Jorong Sikabu-kabu, Nagari Tanjung Haro Sikabu-kabu Padang Panjang (Sitapa), Kecamatan Luhak, Kabupaten Limapuluh Kota.(kejati sumbar)

Di sisi lain, Wali Nagari Sitapa, Nofrizal, mengakui bahwa hingga kini warga belum merasakan dampak signifikan dari keberadaan embung. Ketiadaan jaringan pipanisasi dan sistem irigasi membuat air yang tertampung belum dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk pertanian maupun kebutuhan rumah tangga.

Meski demikian, ia menyebut mulai muncul dampak lingkungan positif, seperti hidupnya kembali beberapa sumber air di sekitar lokasi.

Sementara itu, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang, Naryo Widodo, mengungkapkan bahwa embung sebenarnya sempat terisi air. Namun, pintu air mengalami kerusakan akibat tindakan oknum warga yang khawatir terhadap kekuatan dinding embung saat terjadi hujan deras.

Pintu air tersebut dibuka secara paksa hingga rusak. Saat ini perbaikan telah dilakukan, dan air mulai kembali menggenangi embung. Pihak BWS akan memantau debit air selama sepekan ke depan guna memastikan struktur dan fungsinya berjalan normal.

Berdasarkan pantauan lapangan, genangan air mulai terlihat kembali tepat sebelum rombongan Kajati tiba di lokasi. Masyarakat kini berharap kunjungan tersebut menjadi titik balik agar proyek bernilai miliaran rupiah itu benar-benar difungsikan secara maksimal, bukan sekadar berdiri sebagai bangunan beton tanpa manfaat nyata.(*/zoe)