EkBis

Takjil Aman, BBPOM di Padang Fokus Telusuri Parcel Jelang Lebaran

×

Takjil Aman, BBPOM di Padang Fokus Telusuri Parcel Jelang Lebaran

Sebarkan artikel ini
ILUSTRASI : Peredaran parcel bakal menjadi fokus perhatian BBPOM dalam memberantas peredaran produk kedaluarsa.(gemini ai)

SINDOTIME.COM—Hasil pengujian pangan yang dilakukan oleh Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang menunjukkan bahwa takjil yang dijual di Pasar Pabukoan RTH Imam Bonjol aman untuk dikonsumsi. Dari lebih dari 20 sampel yang diambil dan diperiksa, seluruhnya dinyatakan bebas dari kandungan bahan berbahaya.

Kepala BBPOM di Padang, Martin Suhendri menyampaikan bahwa tidak ditemukan zat terlarang seperti rhodamin maupun bahan kimia berbahaya lainnya dalam produk yang diuji. Ia juga memberikan apresiasi kepada para pelaku usaha yang dinilai semakin sadar akan pentingnya menjaga keamanan pangan, khususnya selama Ramadhan.

Pengawasan serupa sebelumnya telah dilakukan di berbagai daerah di Sumatera Barat. Di Kota Solok, sebanyak 25 sampel diperiksa dan semuanya memenuhi standar keamanan. Pemeriksaan di Kabupaten Padang Pariaman terhadap 30 sampel juga menunjukkan hasil sesuai ketentuan.

Sementara itu, di Kota Pariaman, 27 sampel takjil dinyatakan aman, dan di Kabupaten Pesisir Selatan, 25 sampel yang diuji tidak ditemukan pelanggaran. Rangkaian pengawasan ini merupakan bagian dari upaya intensif BBPOM untuk memastikan masyarakat dapat mengonsumsi pangan yang aman selama Ramadhan hingga Idulfitri.

“Dari sekitar dua puluh lebih sampel yang diperiksa, hasilnya seluruhnya negatif dari bahan berbahaya,” katanya Martin Suhendri, Kepala BBPOM di Padang Sabtu (28/2).

Menjelang Lebaran, BBPOM Padang juga telah menyiapkan langkah pengawasan lanjutan dengan memeriksa parcel atau bingkisan yang beredar di pasaran. Pemeriksaan direncanakan dilakukan pada minggu ketiga Ramadhan atau sekitar 10 hari sebelum Idulfitri, mengingat biasanya masyarakat mulai membeli parcel sekitar satu minggu menjelang hari raya.