Sebagai langkah konkret, Pemerintah Provinsi Jakarta telah menyiapkan pasokan daging sapi untuk menghadapi lonjakan kebutuhan saat Ramadan dan Idul Fitri.
Tahun ini, kuota pengadaan mencapai 7.500 ekor sapi, dengan 2.000 ekor didatangkan menjelang dua momen tersebut.
Kebijakan ini ditujukan untuk menekan potensi kenaikan harga daging di pasaran.
Pramono menegaskan bahwa kewaspadaan dan perencanaan yang matang menjadi kunci menjaga stabilitas ekonomi daerah. Di tengah dinamika konflik Iran–AS–Israel yang berpotensi memengaruhi harga energi dan jalur distribusi global.
Pemerintah daerah dituntut responsif agar gejolak eksternal tidak berkembang menjadi tekanan ekonomi di tingkat lokal.(*/zoe)





