Meski demikian, BPJN tidak menutup kemungkinan munculnya lubang baru akibat faktor cuaca, terutama hujan dengan intensitas tinggi.
Untuk mengantisipasi berbagai kondisi darurat di lapangan, BPJN menyiapkan 13 posko pemantauan yang tersebar di berbagai titik jalan nasional di Sumbar.
Selain itu, sekitar 40 unit alat berat juga akan disiagakan selama masa libur Lebaran, mulai H-10 hingga H+10.
Alat berat tersebut disiapkan untuk menangani berbagai potensi gangguan seperti longsor, pohon tumbang, maupun kerusakan jalan mendadak.
Pekerjaan Flyover Sitinjau Lauik Tetap Berjalan
Sementara itu, di ruas jalan nasional Sitinjau Lauik, proyek pembangunan flyover masih terus berlangsung.
Meski demikian, BPJN memastikan pekerjaan tersebut tidak akan mengganggu kelancaran arus mudik.
Menjelang H-10 Lebaran, seluruh pembatas jalan atau barrier yang saat ini menyebabkan penyempitan jalur akan dipindahkan ke sisi saluran jalan.





