Kondisi tersebut menuntut pengawasan keselamatan yang lebih ketat agar aktivitas konstruksi tidak mengganggu kelancaran lalu lintas maupun membahayakan pengguna jalan.
Untuk mengantisipasi risiko tersebut, HKI melakukan berbagai langkah mitigasi sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.
Pengendalian keselamatan kerja diperketat, koordinasi operasional dengan berbagai pihak terkait ditingkatkan, serta kolaborasi dengan para vendor terus diperkuat agar seluruh pekerjaan dapat berjalan dengan aman dan tertib.
HKI menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas konstruksi, mengutamakan keselamatan kerja, serta memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan selama proses pembangunan berlangsung.
Dengan pendekatan tersebut, proyek IC Lubuk Alung diharapkan dapat selesai sesuai target dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Keberadaan simpang susun ini nantinya diproyeksikan akan meningkatkan konektivitas transportasi di Sumatera Barat.





