Opini

Menggugat Paradigma Kesuksesan Mudik Lebaran

×

Menggugat Paradigma Kesuksesan Mudik Lebaran

Sebarkan artikel ini
Oleh : Djoko Setijowarno (Akademisi Prodi Teknik Sipil Unika Soegjapranata dan Dewan Penasehat MTI)

Di sisi lain, minimnya akses transportasi umum di daerah tujuan memaksa pemudik tetap mengandalkan kendaraan pribadi, baik mobil maupun sepeda motor, untuk menunjang mobilitas mereka di kampung halaman.

Sudah saatnya kita meninjau ulang efektivitas survei kepuasan pemudik. Survei tersebut tak lagi objektif karena hasilnya pasti tinggi, mengingat kelancaran tol kini telah menjadi standar minimum. Angka kepuasan ini hanyalah ‘kepuasan semu’ yang gagal memotret buruknya integrasi moda transportasi massal kita.

Perkembangan transportasi umum dikelola pemda

Saat ini sudah ada 42 Pemda mengalokasikan APBD untuk mengoperasikan angkutan umum, yakni 12 pemerintah provinsi, 18 pemerintah kota dan 12 pemerintah kabupaten. Total baru sekitar 8 persen dari total 514 pemda seluruh Indonesia (38 provinsi, 98 kota, dan 416 kabupaten).

Baca Juga  Kiat Merawat Emosi, Menjaga Hati dan Lidah

12 provinsi: Prov. Daerah Khusus Jakarta (Trans Jakarta), Prov. Aceh (Trans Koetaradja), Prov. Jawa Tengah (Trans Jateng), Prov. DI Yogyakarta (Trans Jogja), Prov. Jawa Timur (Trans Jatim), Prov. Jambi (Trans Siginjai), Prov. Bali (Trans Sarbagita/Trans Metro Dewata), Prov. Kalimantan Selatan (Trans Banjarbakula), Prov. Gorontalo (Trans NKRI), Prov. Sulawesi Selatan (Trans Sulsel), Prov. Jawa Barat (Jabar Metro Trans), dan Prov. Banten (Trans Banten).

18 kota:  Kota Medan (Trans Metro Deli), Kota Binjai (Trans Binjai), Kota Padang (Trans Padang), Kota Pekanbaru (Trans Pekanbaru), Kota Batam (Trans Batam), Kota Palembang (Trans Musi Jaya), Kota Tangerang (Trans Tayo), Kota Bogor (Trans Pakuan), Kota Bekasi (Trans Beken), Kota Bandung (Trans Metro Bandung), Kota Surakarta (Batik Solo Trans), Kota Semarang (Trans Semarang), Kota Banjarmasin (Trans Banjarmasin), Kota Surabaya (Suroboyo Bus), Kota Kediri (Trans Kediri), Kota Banjarbaru (Angkutan Juara), Kota Palu (Trans Palu), Kota Jambi (Trans Bahagia).

Baca Juga  Transportasi Perintis, Solusi Vital Pemulihan Daerah Terdampak Bencana di Sumatera

12 kabupaten: Kab. Aceh Besar (Trans Jantho), Kab. Bekasi (Trans Wibawa Mukti), Kab. Trenggalek (Trans Trenggalek), Kab, Tuban (Si Mas Ganteng), Kab. Bangkalan (Trans Bangkalan), Kab. Gianyar (Trans Gianyar), Kab. Tanah Laut (Trans Lakatan/Layanan Angkutan Tanah Laut), Kab. Banjar (Trans Intan), Kab. Tabalong (Trans Langsat Manis), Kab. Balangan (Trans Sanggam), Kab. Donggala (Trans Donggala), dan Kab. Kotabaru (Trans Saijaan).