Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo, serta sejumlah pejabat terkait, termasuk Direktur Jenderal Bina Marga Roy Rizali Anwar dan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Wilan Oktavian.
Dalam forum tersebut, salah satu topik utama yang dibahas adalah rencana pembukaan jalur fungsional selama periode mudik dan arus balik. Selain itu, pemerintah bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) juga menyiapkan insentif potongan tarif tol sebesar 30 persen bagi pengguna jalan.
Direktur Operasi III Hutama Karya, Iwan Hermawan, menyambut positif kebijakan tersebut. Menurutnya, potongan tarif tol dapat membantu mengurangi kepadatan kendaraan di waktu tertentu.
Ia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut berpotensi meratakan distribusi lalu lintas sekaligus meringankan beban biaya perjalanan masyarakat.
Puncak Arus Mudik Diperkirakan 13–15 Maret
Berdasarkan proyeksi operasional perusahaan, puncak arus mudik di Tol Trans Sumatera diperkirakan terjadi pada 13 hingga 15 Maret 2026. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 24 Maret dan 28 Maret 2026.





