Internasional

Serangan Roket ke Kedutaan Besar AS di Baghdad, Picu Amarah Irak di Perang Iran vs Amerika

×

Serangan Roket ke Kedutaan Besar AS di Baghdad, Picu Amarah Irak di Perang Iran vs Amerika

Sebarkan artikel ini
BIDIK TARGET: Ilustrasi roket Iran diluncurkan membidik semua fasilitas militer yang ada di sejumlah negara di Timur Tengah.(gemini ai)

Di sisi lain, laporan mengenai dampak konflik terhadap kekuatan militer Amerika Serikat juga mulai bermunculan. Sejumlah sumber menyebutkan bahwa Washington mengalami kerugian material yang signifikan. Termasuk rusaknya sistem radar pertahanan udara Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) buatan Lockheed Martin di tiga negara kawasan Timur Tengah.

Kehancuran sistem pertahanan tersebut dipandang sebagai pukulan serius bagi jaringan keamanan Amerika yang selama ini berfungsi melindungi sekutu-sekutunya di kawasan, seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, dan Yordania.

Lebih mengkhawatirkan bagi pemerintah AS adalah munculnya dugaan bahwa Rusia turut memberikan dukungan intelijen kepada Iran. Berdasarkan laporan The Washington Post, sejumlah pejabat Amerika menduga Moskow menyediakan data pengamatan satelit yang memungkinkan Iran memantau pergerakan kapal perang dan pesawat tempur Amerika secara waktu nyata.

Analis militer Nicole Grajewski menilai kemungkinan kerja sama tersebut cukup besar. Ia mengaitkannya dengan perjanjian kemitraan strategis selama 20 tahun yang ditandatangani Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Presiden Rusia Vladimir Putin pada tahun sebelumnya.

Baca Juga  Kemenko Polhukam Pastikan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia di Hongkong

Walaupun Rusia tidak terlibat secara langsung di medan perang, dukungan dalam bentuk intelijen luar angkasa dinilai dapat membantu Iran tetap melancarkan serangan presisi tinggi.

Bantuan tersebut menjadi krusial terutama setelah jaringan komando militer Iran sempat mengalami gangguan akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel.(*/zoe)