Menhub menegaskan bahwa aspek keselamatan harus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran 2026. Hal ini penting mengingat meningkatnya pergerakan masyarakat selama periode mudik dan arus balik setiap tahunnya.
Ia menekankan bahwa tidak boleh ada kompromi terhadap standar keselamatan dalam operasional transportasi laut.
Di samping kesiapan armada, pemerintah juga menaruh perhatian pada peningkatan fasilitas pelabuhan.
Berbagai sarana pendukung seperti terminal penumpang, ruang tunggu, layanan kesehatan, serta sistem informasi perjalanan diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan kemudahan akses bagi masyarakat.
Kelancaran operasional pelayaran juga akan dijaga melalui pengaturan jadwal keberangkatan yang disiplin, kemungkinan penambahan kapasitas angkut apabila diperlukan, serta pengelolaan lalu lintas kapal secara optimal.
Upaya tersebut membutuhkan koordinasi yang kuat antara pemerintah, operator pelayaran, dan seluruh pemangku kepentingan di sektor transportasi laut.
Lebih lanjut, Menhub juga mengingatkan pentingnya pelayanan yang ramah, humanis, dan inklusif kepada seluruh penumpang. Perhatian khusus diminta diberikan kepada kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, ibu hamil, serta anak-anak agar mereka dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.











