SINDOTIME.COM-Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali menegaskan arah kebijakan pemerintah yang berfokus pada pemberantasan korupsi sekaligus penguatan kemandirian nasional di sektor pangan dan energi.
Pernyataan tersebut disampaikan saat Presiden meresmikan pembangunan 218 jembatan di berbagai daerah di Indonesia.
Acara peresmian berlangsung secara hybrid melalui konferensi video dari kediaman pribadinya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Senin (9/3).
Dalam sambutannya, Presiden menekankan bahwa Indonesia memiliki sumber daya alam dan kekayaan yang sangat besar. Namun, menurutnya, potensi tersebut harus dikelola dengan tata kelola yang lebih baik agar benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Karena itu, ia menegaskan bahwa upaya memberantas korupsi harus dilakukan secara konsisten di seluruh tingkatan pemerintahan.
“Kekuatan kita, kekayaan kita yang luar biasa sesungguhnya harus lebih baik lagi kita kelola, lebih baik lagi kita kendalikan. Untuk itu saya tegaskan kembali lagi bahwa kita harus memerangi korupsi di setiap tingkat,” tegas Presiden.
Prabowo juga menyoroti bahwa praktik penyalahgunaan kekuasaan, penipuan, hingga kolusi antara pejabat dan pelaku usaha yang tidak bertanggung jawab menjadi penyebab utama kebocoran keuangan negara.











