Headline

Sembarangan Beri Gelar Datuak, Menko Polkam Sindir Ketua Adat

×

Sembarangan Beri Gelar Datuak, Menko Polkam Sindir Ketua Adat

Sebarkan artikel ini
SINDIRAN : Djamari Chaniago saat memberikan arahan kepada peserta pendidikan di Sespim Lemdiklat Polri pada Senin (9/3).(ist)

Ia mempertanyakan bagaimana seseorang dapat diangkat menjadi datuak tanpa proses penelusuran latar belakang yang memadai. Menurutnya, jika hal itu terjadi, justru para pemberi gelar yang secara tidak langsung merusak kehormatan adat Minangkabau.

Setelah menyampaikan kritik tersebut, Djamari mengatakan bahwa ketua adat yang menemuinya tidak mampu memberikan penjelasan dan akhirnya memilih pamit. Ia pun menegaskan bahwa dirinya tidak bersedia menerima gelar datuak.

“Anda tahu enggak bahwa anda pernah salah besar dalam memilih seorang datuk. Kenapa salah? Karena melantik seorang jenderal datuk dan dia adalah biang kerok narkoba,” ujar Djamari.

Baca Juga  Enam Korban Galodo Salareh Aia Dimakamkan di TPU Pemkab Agam

Djamari menilai peristiwa-peristiwa seperti itu seharusnya menjadi pelajaran bagi semua pihak agar lebih berhati-hati dalam menjaga marwah adat. Ia juga menegaskan bahwa dirinya memiliki prinsip yang berbeda dengan sosok yang pernah menerima gelar adat namun kemudian terjerat kasus hukum.

Selain menyampaikan kritik kepada pemangku adat, Djamari juga mengaku pernah mengutarakan pandangan serupa kepada kalangan akademisi di Universitas Andalas (Unand). Menurutnya, para dosen dan guru besar memiliki tanggung jawab moral untuk bersuara jika melihat praktik yang berpotensi merusak nilai adat dan etika sosial.

Baca Juga  Intensitas Perang Iran dan koalisi Amerika Serikat–Israel Meningkat, Begini Nasib Penyelenggaraan Haji Tahun Ini