Ia menambahkan, pembekalan mengenai kesehatan kerja serta keterampilan penanganan keadaan darurat menjadi langkah penting untuk memastikan pekerja tetap berada dalam kondisi prima saat menjalankan tugas. Dengan demikian, pelayanan kepada pelanggan dapat tetap optimal sekaligus menjaga keselamatan perjalanan kereta api.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan para pekerja memiliki kondisi fisik dan mental yang prima serta dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam penanganan keadaan darurat. Hal ini penting untuk mendukung keselamatan perjalanan kereta api serta memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan selama masa Angkutan Lebaran,” ujar Reza.
Melalui kegiatan ini, KAI Divre II Sumatera Barat berharap para pekerja semakin siap menghadapi peningkatan aktivitas operasional selama masa Posko Angkutan Lebaran 2026/1447 H, sehingga operasional kereta api dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan selamat.(*/zoe)











